bisnis berpeluang (jastip), desa pampang kalimantan timur, festival erau, pesta rakyat kalimantan timur, pulau kakaban

Pulau Kakaban

 

Pulau Kakaban mempunyai luas 774,2 hektar dan terletak di Kepulauan DerawanKecamatan DerawanKabupaten BerauKalimantan Timur.

Pulau Kakaban menarik perhatian turis-turis mancanegara dengan beberapa keunikannya, salah satunya adanya danau di pulau tersebut yaitu Danau Kakaban. Yang mana pada danau tersebut diisi oleh campuran dari air hujan dan rembesan air lautdari pori-pori tanah dan membuat suatu habitat endemik yang berbeda pada kebanyakan kawasan danau lain di dunia, selain Danau Kakaban ada satu lagi danau dengan air payau yaitu di Kepulauan PalauMikronesia. Di danau Kakaban dapat di temukan jenis ubur – ubur yang tidak menyengat, diperkirakan ribuan tahun yang lalu ubur – ubur tersebut terperangkap dan berevolusi untuk dapat berfotosintesis di mana hampir tidak ada hewan lain mampu melakukannya, ada empat jenis ubur ubur di danau Kakaban antara lain golden Jellyfish dan Moon Jellyfish. Disamping danau Kakaban juga terdapat Kehe Daeng yang artinya Lobang Ikan, disaat air laut surut goa sempit yang semula terendam akan muncul di permukaan sehingga terumbu yang berwarna warni serta serta bintang laut dapat dengan mudah disentuh.

Bagi wisatawan asing, Kakaban sudah tidak asing lagi. Selain hutannya yang masih perawan, Pulau Kakaban memiliki danau yang airnya berasal dari air hujan dan rembesan air laut dari pori-pori tanah.

Beginilah suasana di tepi Danau Pulau Kakaban. Pengunjung berselfie ria mengabadikan suasana di sekitar danau.
Beginilah suasana di tepi Danau Pulau Kakaban. Pengunjung berselfie ria mengabadikan suasana di sekitar danau. (Achmad Subechi)

Di danau ini kita akan berenang bersama ubur- ubur yang tidak menyengat. Spesies binatang ini diperkirakan terperangkap dan berevolusi sejak ribuan tahun lalu.

Ada beberapa jenis ubur-ubur di Danau Kakaban, antara lain golden jellyfish dan moon jellyfish, aurelia aurita (bentuknya seperti piring transparan), tripedalia cystophora, mestigeas papua dan casiopeia ornata.

Seorang wisatawan berenang sambil memegang ubur-ubur yang tidak menyengat.
Seorang wisatawan berenang sambil memegang ubur-ubur yang tidak menyengat. (Achmad Subechi)

Kemiripan serupa juga ada di Palau, sebuah negara yang secara geografis menjadi bagian dari Kepulauan Micronesia di tepi barat daya Samudera Pasifik.

Pulau Kakaban, dikelilingi oleh pulau-pulau lainnya, seperti Derawan, Samama, Sangalaki, Maratua dan Sambit.

Untuk menuju ke pulau ini, wisatawan lebih dulu menuju Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dari Berau, wisatawan bisa mencarter speed boat menuju Pulau Derawan lebih dahulu.

Biasanya, para pemilik speed boat menawarkan paket dengan rute BerauPulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Kakaban dan Pulau Sangalaki. Tentu saja tidak murah tarifnya. Untuk sewa dua hari, tarifnya bisa mencapai Rp 14 juta.

Alternatif lain, para traveler bisa mencarter speed boat dari Pulau Tarakan menuju Pulau Derawan. Dari Derawan mencarter speedboat menuju Pulau Kakaban.

Selain itu dari Berau, wisatawan langsung menuju Tandjung Batu dengan menumpang kendaraan travel. Tarifnya berkisar Rp 100.000.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Mengintip Pulau Kakaban, Benteng Terakhir Tempat Biota Laut, http://wartakota.tribunnews.com/2017/10/04/mengintip-pulau-kakaban-benteng-terakhir-tempat-biota-laut.
Penulis: Achmad Subechi
Editor: Achmad Subechi

Pulau Kakaban, Surga Ubur-ubur dan Koral di Kalimantan Timur

Uniknya, di dalam danau tersebut terdapat empat jenis ubur-ubur yang masih hidup dengan baik seperti Mastigias Papua, Casiopea, Aurelia. Wisatawan juga diizinkan untuk berenang bersama ubur-ubur yang tidak mematikan itu.

Selain itu, di Pulau Kakaban juga ada berbagai jenis ikan yang bisa dilihat yaitu barakuda, white tip, black tip, juga hammer shark. Selain ubur-ubur, wisatawan juga bisa menikmati keindahan bawah laut. Karena dari tujuh pulau yang ada di Berau, Kakaban merupakan yang paling baik.

Menurut Rizya Ardiwijaya konservasio spesialis sciens laut TNC, wilayah kakaban memang memiliki koral paling bagus. Bahkan nomor dua setelah Raja Ampat, Papua.

“Spesias karang dan ikan disini memang nomor dua terbaik setelah Raja Ampat,” terang Reiza saat berbincang, Jumat (13/12/2014).

Pengunjung yang hadir juga dari berbagai daerah dan luar negeri. Mereka rata-rata saat menikmati berenang bersama ubur-ubur di danau.

“Pantainya masih bersih. Danaunya juga dan senang bisa bermain dengan ubur-ubur,” ujar Linda saat berbincang.

Linda juga meminta, agar keasrian da keindahan Kakaban tidak dirusak. “Semoga tetap bersih dan para pengunjung juga tidak buang sampah sembarangan,” tutupnya.

Jakarta – Berkunjung ke Kalimantan Timur, jangan lupa datang ke Pulau Kakaban. Pulau yang masih asri ini merupakan salah satu dari dua pulau di dunia yang memiliki danau ubur-ubur.

Untuk mencapai pulau yang memiliki luas 774,2 hektar ini, harus menaiki kapal dari dermaga Tanjung Batu dengan jarak waktu 1 jam. Sebelum mencapai Pulau Kakaban kita juga bisa melijay sedikit keindahan Pulau Semama.

Sesampainya di Kakaban, wisatawan akan disambut jembatan panjang yang di ujungnya ada tulisan ‘Selamat Datang di Pulau Kakaban’. Para pengunjung yang ingin snorkling atau diving dengan membawa alat sendiri di danau yang berada di dalam hutan dikenakan biaya Rp 20 ribu.

batu dinding balikpapan

Batu dinding Balikpapan

Pesona Wisata Alam Batu Dinding, Karst Asri di Samboja Kukar


Pesona Wisata Alam Batu Dinding, Karst Asri di Samboja Kukar

Wisata alam Batu Dinding di Samboja, Kutai Katanegara (Foto: Istimewa)

KLIKSAMARINDA.COM – Nama Batu Dinding boleh jadi masih terdengar asing bagi mayoritas warga Kalimantan Timur (Kaltim). Tak sedikit warga Bumi Etam yang bahkan belum mengetahui destinasi wisata yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 45, tepatnya di Desa Bukit Merdeka Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini.

Bila pelancong berkunjung ke sana, gapura masuk ke lokasi Batu Dinding memang tak terlihat semegah lokasi wisata pada umumnya. Hanya ada gapura yang terbuat dari kayu setinggi 6 meter bertuliskan ‘Wisata Batu Dinding’.

Untuk mencapai ke sana, wisatawan harus menyusuri jalan petak tanah sejauh 4 kilometer, dan hanya bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor roda dua. Itupun hanya tiba di lokasi parkir kendaraan dan sisanya harus ditempuh dengan berjalan sejauh 1 kilometer, menyusuri pepohonan Taman Hutan Rakyat Bukit Soeharto serta perkebunan warga.

Jalan yang sempit, terjal, dan berliku menjadi tantangan yang harus dihadapi sebelum para pelancong tiba dan bisa menikmati keindahan Batu Dinding.

Batu Dinding merupakan fenomena alam dari batuan karst setinggi 125 meter dengan panjang hingga 150 meter. Namun, keindahan Batu Dinding tercemar oleh aksi vandal pengunjung tidak bertanggung jawab yang mencorat-coret badan batu.

“Lokasi wisata Batu Dinding terbilang masih asri di Kaltim. Suasananya mencerminkan alam, meskipun ada aksi vandalisme dan sampah pengunjung di sini,” papar Hendy, salah satu pengunjung Batu Dinding saat ditemuibeberapa waktu lalu.

Wisata Batu Dinding memang sedang jadi primadona baru bagi masyarakat Kaltim. Aziz, salah seorang pedagang di kawasan objek wisata Batu Dinding mengakui, ada kenaikan jumlah pengunjung Batu Dinding sejak 5 bulan terakhir.

Saban malam minggu, menurut dia, paling tidak 1 ribu pengunjung yang menghabiskan hari sejak sore hingga subuh di tebing Batu Dinding.

“Saat akhir pekan pengunjung bisa sampai 1.000 orang, kalau hari hari biasa hanya sebanyak 200 hingga 300 orang saja setiap hari di sini,” papar Aziz.

Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara menyatakan objek wisata Batu Dinding akan dimaksukan dalam kategori pariwisata forestry daerah. Kawasan Samboja memang terkenal memiliki begitu banyak potensi wisata berbasis hutan seperti halnya Taman Hutan Rakyat Bukit Soeharto, Hutan Bengkirai, Borneo Orangutan Survival hingga Batu Dinding.

“Kutai Kartanegara memang memiliki banyak potensi wisata, sehingga perlu perencanaan strategis dalam penanganannya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara, Sri Wahyuni.

Objek wisata Batu Dinding, kata Wahyuni, sudah dimasukkan dalam rencana induk pengembangan pariwisata daerah Kutai Kartanegara yang ditetapkan 2016 mendatang. Menurutnya rencana induk pariwisata ini akan membantu Kabupaten Kutai Kartanegara dalam penetapan skala prioritas pengembangannya secara profesional. (*)

Cantiknya pemandangan dari puncak Batu Dinding, wisata Instagram-able di Balikpapan

Cantiknya pemandangan dari puncak Batu Dinding, wisata Instagram-able di BalikpapanBatu Dinding, Balikpapan. © Instagram/ida_oktafia

Merdeka.com – Ada satu tempat wisata yang cukup keren di Balikpapan, Kalimantan Timur. Namanya Batu Dinding. Berupa tebing-tebing terjal menyerupai dinding buatan alam. Foto-fotonya sempat viral di Instagram dan menarik minat para pecinta traveling milenial

Batu Dinding berada di Kota Minyak, Balikpapan. Tepatnya di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Batu Dinding, Balikpapan Instagram/novila94
Batu Dinding bisa dicapai melalui rute KM 45 Jalan Soekarno-Hatta dari Balikpapan menuju Samarinda. Dari sini tinggal melakukan trekking menuju bukit Batu Dinding.

Batu Dinding, Balikpapan Instagram/adt13_
Jarak yang harus ditempuh menuju puncak kurang lebih 8 kilometer. Sejauh matamemandang, di kedua sisi jalur trekking adalah tebing-tebing menjulang serupa dinding.

Batu Dinding, Balikpapan Instagram/andreasds
Medan trekking yang harus ditempuh memang cukup sulit. Tetapi pemandangan yang bisa dinikmati juga sepadan. Berupa pepohonan hijau yang diselimuti kabut tipis.

Disarankan untuk mengunjungi Batu Dinding saat pagi hari atau sore hari. Pemandangan yang terlihat bakal semakin cantik dengan sinar matahari yang berwarna kemerahan. Lebih pas lagi jika diabadikan dengan foto cantik untuk unggahan Instagram. [tsr]

 

 

 

http://www.kliksamarinda.com/berita-4811-pesona-wisata-alam-batu-dinding-karst-asri-di-samboja-kukar.html#close-left

https://www.merdeka.com/gaya/cantiknya-pemandangan-dari-puncak-batu-dinding-wisata-instagram-able-di-balikpapan.html

labuan cermin (berau kalimantan timur)

Labuan cermin (Berau Kalimantan Timur)

 

Indonesia memang kaya akan pesona. Bukan hanya adat dan budaya, tempat wisata di Indonesia-pun menambah kekayaan negara yang berada di garis khatulistiwa ini. Pulau Kalimantan, salah satu pulau yang terlintasi garis khatulistiwapun memiliki daya pikat luar biasa. Pulau yang kekayaan alamnya cukup besar ini merupakan salah satu pulau yang wajib dinikmati keindahan alamnya. Tempat ajaib yang cukup unik ada disini, namanya Labuan Cermin.

Bukan pantai bukan pula pegunungan, tempat ini merupakan danau yang memiliki keindahan yang membuat berdecak kagum siapa saja yang mengunjunginya. Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk Kalimantan Timur yang bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 6 sampai 7 jam dari ibukota Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur. Meski perjalanan cukup jauh, rasa lelah akan segera terobati begitu melihat keindahan alam yang ada di Labuan Cermin.

Untuk mencapai Danau Labuan Cermin, pengunjung harus menyewa kapal dari dermaga dengan harga sewa kapal 200.000 untuk perjalanan pulang-pergi, dan akan lebih murah jika Anda datang bersama rombongan. Sesampainya di sana dijamin pengunjung akan dibuat terpana oleh kecantikan danau ini. Danau Labuan Cermin memiliki air yang sangat jernih, bahkan dasar dari danau yang berupa pasir laut inipun bisa terlihat dengan jelas. Mengapa dinamakan Labuan Cermin? Ini dikarenakan Labuan Cermin memiliki lapisan yang membuat cahaya matahari memantul. Hal tersebut terjadi karena Danau Labuan Cermin memiliki rasa asin yang akan terasa bila kita mengecap air dari permukaan danau, sementara air di dasar danau akan terasa tawar. Dua jenis air inilah yang membuat danau memiliki sebuah lapisan pemisah sehingga air dapat memantul. Tak jarang juga orang menyebut danau Labuan Cermin ini dengan panggilan ‘Danau Dua Rasa’. Meski terlihat dangkal, harus tetap waspada karena kedalaman danau ini sebenarnya mencapai 4 hingga 5 meter.

Pemandangan di sekitar Danau Labuan Cermin sangat menenangkan. Dikelilingi pepohonan rimbun yang membuat suasana sangat teduh, sehingga sangat tepat dijadikan tujuan wisata untuk sejenak melarikan diri dari keramaian yang kerap ditemui setiap hari. Konon bupati setempat memang mengembangkan Labuan Cermin sebagai destinasi wisata diawali dengan menetapkan kawasan ini sebagai kawasan konservasi atau kawasan lindung, setelah itu akan dilengkapi sarana penunjang yang akan memudahkan pengunjung menikmati keindahan danau sejuk yang memiliki dua rasa ini.

Saat berada di Labuan Cermin, pengunjung dapat melakukan aktivitas berenang, snorkeling dan juga menyelam. Saat menyelam menggunakan kacamata snorkeling, akan terlihat beberapa ikan yang berenang tidak jauh dari permukaan dan ada pula yang jauh di dasarnya. Rasa dari air yang berbeda menyebabkan ikan-ikan terpisah. Ini dapat mempermudah membedakan mana jenis ikan air tawar dan yang mana ikan air laut.

Sebelum menuju ke Labuan Cermin, jangan lupa persiapkan alat snorkeling sendiri atau bagi yang lupa membawanya tidak usah khawatir. Di dermaga tempat penyebrangan terdapat toko penyewaan alat snorkeling beserta pelampungnya. Bagi yang ingin sekedar bermain air dan bersantai ria di atas ban, di Labuan Cerminnya pun tersedia penyewaan ban dalam mobil bahkan perahu air yang memiliki kaca transparan di bawahnya. Untuk penginapan dapat didapatkan di sekitar Biduk-Biduk dengan harga penginapan yang beragam, yaitu mulai dari seratus ribu rupiah hingga tiga ratus ribu rupiah per malamnya. Atau untuk para penganut perjalanan murah/backpacking, bisa juga menginap di rumah warga di sekitar Biduk-biduk.

Bagi para traveler ataupun pengunjung yang hendak plesiran ke Pulau Derawan dan Maratua, tak ada ruginya untuk turut memasukkan Labuan Cermin ke dalam itinerary perjalanan jelajah Kalimantan Timur. Jadi, penasaran ingin langsung menyelam dan merasakan air dengan dua jenis rasa sekaligus di Danau Labuan Cermin? [Rizal/IndonesiaKaya]

danau labuan cermin merupakan sebuah danau yang terletak di kecamatan Biduk biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Banyak orang yang salah paham tentang keberadaan danau ini. Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa danau ini berada di Balikpapan. Danau ini terkenal karena kejernihan air nya yang sangat bening. Bahkan ketika terdapat objek diatas danau tersebut nampak seperti diatas kaca, dan ranting ranting yang terdapat di dasar danau dapat terlihat sangat jelas sekali.

Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng

Kejernihan Air Danau Labuan Cermin

Banyak orang yang mengira bahwa foto yang di ambil dengan background Danau Labuan Cermin adalah hasil editan. Padahal foto foto yang selama ini beredar adalah foto asli yang memang menggambarkan keindahan Danau Labuan Cermin yang sangat menakjubkan.

Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng

Panorama Danau Labuan Cermin

Dengan air yang begitu jernih, wisatawan dapat melihat penyu dan satwa air danau lain nya yang muncul ke permukaan. Satwa satwa tersebut dapat terlihat dengan sangat jelas. Air yang ada di Danau Labuan Cermin sangat unik, dimana air yang terdapat di dalam danau memiliki rasa tawar dan asin. Di bagian atas permukaan air danau terasa tawar, namun ketika menyelam di dasar danau, air nya mulai terasa asin. Hal inilah yang melatarbelakangi julukan danau ini sebagai Danau Dua Rasa.

Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng

Air yang Jernih

Di sepanjang perjalanan menuju Danau, wisatawan akan disuguhi dengan pemandangan pohon sawit dan pantai dengan pasir putih nya yang indah. Sembari melakukan perjalanan menuju lokasi, wisatawan yang hobi dengan fotografi dapat memanfaatkan panorama tersebut sebagai background yang seolah tak pernah ada habis nya.

Biaya Sewa Perahu di Danau Labuan Cermin

Ketika anda berkunjung ke tempat ini, sebaiknya membawa dana lebih. Karena banyak sekali wahana menarik dan menantang yang bisa dinikmati. Untuk menikmati wahana wahana tersebut harus menyewa perlengkapan yang telah di sediakan di lokasi.

Aktivitas seru yang dapat dilakukan di Danau ini antara lain:

  • Berenang
  • Snorkeling
  • Dan Naik Perahu

Dan perlengkapan yang umumnya di gunakan/disewa antara lain:

  • Sewa Perahu
  • Snorkle
  • Kaki katak
  • Pelampung

Biaya sewa perahu: Rp. 100.000 / orang

Note: Harga diatas dapat berubah sewaktu waktu

Lokasi dan Rute Menuju Danau Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin terletak di Kec. Biduk biduk, Kab. Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Meskipun pulau Kalimantan sangat luas, dan banyak terdapat hutan belantara, namun untuk menemukan dan menuju lokasi Danau Labuan Cermin tidaklah terlalu sulit.

Rute Menuju Danau Labuan Cermin

Apabila berangkat dari luar pulau Kalimantan, anda dapat menggunakan pesawat dengan tujuan pendaratan di Bandara Kalimarau, Kota Berau.

Namun rute pesawat yang menuju Kota Berau biasanya transit terlebih dahulu di bandara Balikpapan. Namun tidak perlu khawatir karena transit ini biasanya tidak memakan waktu yang lama, dan pesawat akan segera berangkat lagi langsung menuju Bandara Kalimarau, Kota Berau.

Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng  Danau Labuan Cermin, Kejernihan Air yang Bikin Geleng geleng

Bandara Berau

Setelahnya tiba di bandara anda dapat menggunakan jasa Travel untuk langsung menuju lokasi Danau Labuan Cermin. Perjalanan dari bandara menuju lokasi memakan waktu kurang lebih 6 jam perjalanan.

 

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/danau-cantik-dua-rasa-danau-labuan-cermin

https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/danau-cantik-dua-rasa-danau-labuan-cermin

https://www.tabloidwisata.com/danau-labuan-cermin-kalimantan-timur/

festival erau, pesta rakyat kalimantan timur

Festival Erau, Pesta Rakyat Tenggarong Kalimantan Timur

ERAU 1

Berbicara tentang Kutai Kartanegara tak akan lengkap tanpa menyinggung pesta rakyat tahunan yang berlangsung di dalamnya, Erau. Erau merupakan salah satu festival budaya tertua di nusantara. Tradisi tahunan ini telah berlangsung selama berabad-abad, seiring perjalanan sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Bisa dikatakan, Erau telah berlangsung sejak masa awal Kesultanan Kutai berdiri.

Istilah “erau” berasal dari kata “eroh” yang dalam bahasa Melayu Kutai Tenggarong bermakna keramaian pesta ria atau secara umum dapat dimaknai sebagai pesta rakyat. Dahulu, Erau merupakan hajatan besar bagi Kesultanan Kutai dan masyarakat di seluruh wilayah kekuasaannya yang kini mencakup sebagian besar wilayah Kalimantan Timur. Pada awalnya, perhelatan ini berlangsung selama 40 hari 40 malam dan diikuti oleh segenap lapisan masyarakat.

ERAU

Dalam perhelatan tersebut, rakyat dari berbagai penjuru negeri berpesta ria dengan mempersembahkan sebagian dari hasil buminya untuk dibawa ke Ibukota Kesultanan. Hal ini berkaitan dengan salah satu fungsi dari Erau sebagai wujud rasa syukur atas limpahan hasil bumi yang diperoleh rakyat Kutai. Keluarga besar Kesultanan pun menjamu rakyatnya dengan beraneka sajian sebagai bentuk rasa terima kasih atas pengabdian mereka kepada Kesultanan.

Menurut riwayat yang diyakini masyarakat Kutai secara turun temurun, Erau bermula sejak abad ke-12 Masehi. Catatan sejarah menyebutkan Erau pertama kali berlangsung saat Aji Batara Agung Dewa Sakti berusia belia. Ia dikemudian hari diangkat menjadi sultan pertama Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

ERAU 2

Seiring perjalanan waktu, Kesultanan Kutai kemudian bergabung dalam wilayah Republik Indonesia. Sampai dengan tahun 1960, Kutai berstatus Daerah Istimewa dengan Sultan sebagai kepala daerah. Setelahnya, status Kutai beralih menjadi kabupaten dan kepala pemerintahan dipegang oleh bupati. Peralihan ini menjadi penanda berakhirnya era Kesultanan Kutai yang telah berdiri selama lebih dari 7 abad. Meski demikian, Erau sebagai salah satu peninggalan budaya dari Kesultanan Kutai tetap bertahan.

Erau yang dilangsungkan menurut tata cara Kesultanan Kutai terakhir kali diadakan pada tahun 1965. Kemudian, atas inisiatif pemerintah daerah dan izin dari pihak Kesultanan, tradisi ini mulai dihidupkan kembali pada tahun 1971. Hanya saja, penyelenggaraannya tidak satu tahun sekali melainkan menjadi dua tahunan dan dengan beberapa persyaratan. Sejak saat itulah pelaksanaan Erau menjadi ajang pelestarian budaya warisan Kesultanan Kutai dan berbagai etnis yang hidup di dalamnya.

 

 

Erau dilangsungkan bertepatan dengan hari jadi Kota Tenggarong, yaitu setiap tanggal 29 September. Tetapi, sejak tahun 2010, pelaksanaan festival ini dimajukan menjadi Bulan Juli karena menyesuaikan dengan musim liburan sehingga lebih banyak wisatawan yang datang. Festival ini dimeriahkan oleh beraneka kesenian, upacara adat dari Suku-suku Dayak, dan lomba olahraga ketangkasan tradisional.

Tahun 2013 menjadi penanda era baru dari pelestarian budaya warisan Kutai Kartanegara. Untuk pertama kalinya, Erau disandingkan dengan perhelatan budaya tradisional dari berbagai negara. Dalam perhelatan bernama Erau International Folklore and Art Festival (EIFAF), berbagai kesenian dan tradisi di lingkup Kesultanan Kutai bersanding dengan warisan budaya dunia dari berbagai bangsa di penjuru dunia. Ajang ini sekaligus memperkenalkan peninggalan kearifan lokal masyarakat Kutai kepada dunia. Para delegasi dari berbagai negara diundang untuk ikut terlibat dalam berbagai ritual adat yang berlangsung selama pelaksanaan Erau.

 

DAFTAR PUSTAKA

https://www.pedomanwisata.com/event/festival/erau-adat-kutai-dan-international-folk-art-festival-eifaf-2018-festival-budaya-kutai-kartanegara

http://www.tribunnews.com/kilas-kementerian/2018/07/22/budaya-nusantara-dan-mancanegara-hebohkan-erau-adat-kutai-dan-eifaf-2018

https://festival-indonesia.id/festival/Erau-Adat-Kutai-and-Intl-Folk-Arts-Festival-2018

bisnis berpeluang (jastip)

Bisnis Baru Berpeluang ( jastip )

jastip

Jasa titip atau yang lebih dikenal dengan sebutan jastip, merupakan peluang bisnis baru yang kini tengah menjamur di Indonesia. Salah satu keunggulan dari jastip adalah tidak diperlukannya modal besar. Siapa pun bisa memulai bisnis ini dengan bujet minim, termasuk anak sekolah atau mahasiswa yang belum memiliki pendapatan tetap. Meski belum diketahui secara pasti asal usul jastip, namun yang jelas bisnis ini dapat terjadi karena perkembangan era media sosial yang semakin pesat. Iming-iming modal kecil dari jastip pun seakan menjadi ‘angin segar’ yang cukup membuat banyak orang terpikat untuk menjajalnya.

jastp2

Sistem kerja jastip juga cukup mudah. Anda hanya perlu mengunjungi pusat belanja tertentu, memfoto produk-produk yang akan dijual, kemudian mengunggahnya ke akun media sosial. Setelah Anda memberi detail keterangan produk dan harganya, calon pembeli bisa menghubungi Anda untuk memesan produk. Untuk sistem pemesanannya, sebenarnya sih tak jauh berbeda dari cara memesan di online shop pada umumnya. Nah, kalau diperhatikan lebih seksama lagi, sistem jastip ini sebenarnya sudah aja sejak lama, lho! Namun, orang-orang zaman dulu lebih sering menyebutnya sebagai ‘ongkos jalan’. Kalau sekarang, istilahnya dibuat jadi lebih keren, yakni personal shopper. Kalau Anda tertarik dengan bisnis jastip, ini dia nih hal-hal yang perlu diketahui sebelum merintisnya!

1. Pahami Cara Kerja dan Atur Strategi Jastip

jastip3

Meski terdengar mudah dan minim modal, bukan berarti jastip nggak memiliki kesulitan sama sekali. Anda sebagai calon pelaku bisnis jastip harus merumuskan sistem untuk mengelola usaha tersebut. Misalnya saja, memberikan detail produk, harga asli produk, lalu informasikan juga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk packing dan pengiriman. Kemudian, ada baiknya Anda juga menentukan apakah setiap pemesanan membutuhkan uang muka atau tidak. Agar minim rugi, sebaiknya sih pasang sistem uang muka terlebih dahulu. Selain untuk mengurangi risiko hit and run (pesan lalu kabur tanpa kabar), sistem ini juga tidak membuat Anda nalangin pembayaran dalam jumlah yang terlalu besar. Bersikap transparan tentang besarnya tarif jastip juga menjadi poin plus tersendiri bagi bisnis yang Anda jalankan, lho!

2. Tentukan Target Market

Setelah paham akan cara kerja dan sudah mantap mengatur strategi jastip, kini saatnya untuk menentukan target market. Untuk menentukannya, Anda bisa memulainya dari bidang yang disukai terlebih dahulu. Selain itu, keunikan bidang yang dipilih juga menjadi kelebihan tersendiri untuk bisnis Anda. Apalagi kalau belum banyak yang menjalani bisnis tersebut. Salah satu jasa titip yang banyak diminati saat ini adalah jastip barang interior. Selain karena jauhnya lokasi pembelian, jasa yang satu ini juga tergolong praktis karena nggak perlu repot bawa barang berat.

3. Buat Kanal Pemasaran Anda Semenarik Mungkin

Umumnya, jasa titip memiliki sistem online. Saat ini, jejaring sosial yang paling banyak dijadikan sebagai media jastip adalah Instagram. Karena bisnis jastip termasuk sebagai usaha online, maka tampilan visual yang menarik sangatlah diperlukan. Sebagai contoh, jika Anda ingin menjual karpet, upload-lah foto karpet dalam berbagai angle. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para calon membeli dalam membayangkan bentuk asli dari karpet tersebut. Setelah itu, jangan lupa sertakan detail informasi seperi ukuran, material, harga jual, serta harga jasa titip yang dipatok pada bagian caption. Satu lagi, jangan lupa perhatikan kualitas foto agar memiliki pencahayaan yang pas dan tentunya tidak blur.

4. Tampilkan Testimoni Pelanggan

Karena ini merupakan usaha yang baru dirintis, usahakan untuk menampilkan kumpulan testimoni dari para pembeli sebelumnya. Tak hanya membuktikan bahwa usaha kita terpercaya, hal ini juga bertujuan untuk menggaet para calon pembeli lainnya untuk menjadi pelanggan tetap. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan fitur sponsored yang ada di Instagram untuk memperkenalkan usaha jastip kita ke masyarakat luas.

5. Fokus dan Konsisten dengan yang Dikerjakan

Yang namanya bisnis, tentu memerlukan ketekunan untuk membuatnya berjalan lancar dan tentunya bertahan lama. Anda juga harus fokus pada tujuan dan konsisten dengan sistem yang sudah ditetapkan sejak awal. Berbagai tantangan mungkin akan Anda temukan dalam bisnis ini, baik sejak awal merintis maupun setelahnya. Namun, jangan sampai hal ini membuat Anda goyah dan tak lagi fokus dalam menjalani bisnis.

Daftar pustaka

https://www.moneysmart.id/caranya-memulai-bisnis-jasa-titip-supaya-pemasukan-kamu-meledak/

http://editorial.femaledaily.com/blog/2017/08/30/mau-usaha-jastip-apa-yang-harus-disiapkan/

https://www.maxmanroe.com/bisnis-jasa-titip-beli-barang.html

desa pampang kalimantan timur

DESA PAMPANG KALIMANTAN TIMUR

Dayak kenyah

Desa pampang dikenal sebagai kampung dayak. Dihuni oleh mayoritas suku dayak kenyah, dimana suku dayak ini merupakan penduduk asli yang ada di Kalimantan. Saat ini desa tersebut telah resmi menjadi desa wisata dan budaya pada tahun 1991 oleh bapak H.M. Ardans yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Provinsi Kalimantan Timur. Untuk melihat kekhasan budaya suku dayak dan rumah lamin, bisa menjadi lebih mudah dan tidak memerlukan waktu dan perjalananan yang cukup jauh. Terlebih bagi para wisatawan/pengunjung domestik yang memiliki waktu terbatas hingga tidak bisa menyempatkan diri untuk pergi ke pedalaman ntuk melihat budaya suku asli Kalimantan.

dayak kenyah 1

Kawasan Pampang yang terletak sekitar 20 km dari kota Samarinda merupakan kawasan wisata budaya yang menarik untuk menyaksikan kehidupan suku Dayak Kenyah. Akses menuju Desa Budaya Pampang terhitung mudah dan cepat. Untuk mencapai lokasinya, wisatawan dapat berangkat dari Kota Samarinda atau Kota Bontang. Dari Samarida, perjalanan ke desa ini dapat ditempuh sekitar 40 menit. Sedangkan dari Bontang, Anda akan memerlukan waktu lebih banyak, kurang lebih 2 jam perjalanan melewati jalan raya Samarinda-Bontang. Meskipun belum pernah mengunjungi Desa Pampang, Anda tak usah khawatir tersesat atau salah arah, karena ada banyak penunjuk arah menuju Desa Budaya Pampang.

Desa ini merupakan kawasan cagar budaya yang memperlihatkan kesenian serta kebudayaan, dan menjadi tepat tinggal masyarakat suku Dayak Kenyah. Setiap tahun masyarakat Dayak Kenyah selalu melaksanakan Upacara Pelas Tahun atau ucapan syukur kepada pencipata atas asil panen yang baik. Upacara Junan yang sudah berumur ratusan tahun pun masih setia dihelat. Junan adalah ritual mengambi gula dari batang tebu dengan cara diperas memakai kayu ulin. Jika Anda beruntung dating di saat yang tepat, Anda dapat menyaksikan upacara tersebut. Setiap minggu, masyarakat Dayak Kenyah penghuni Desa Pampang selalu menggelar pertunjukkan budaya.

desa pampang 4

Ada berbagai macam tarian dan atraksi yang dipentaskan, antara lain Kancet Lasan, Kancet Punan, Kancet Nyelama Sakai, Enggang Terbang, Manyam Tali, dan masih banyak lagi. Pertunjukkan seni budaya ini selalu dilaksanakan di bangunan Lamin Adat (rumah adat suku Dayak) yang terletak tepat di tengah Desa Pampang bangunan Lamin yang megah dan penuh dengan ukir-ukiran khas Dayak menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang dating berkunjung. Biasanya Lamin ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk mengambil foto karena keunikan bangunan serta keindahan arsitekturnya yang menawan.

desa pampang 3

Untuk dapat menyaksikan berbagai pertunjukkan yang dilaksanakan msyarakat Desa Pampang Anda cukup merogoh kocek Anda sebanyak Rp. 5.000,-. Bagi Anda yang ingin berfoto dengan penduduk lokal yang mengenakan pakaian adat, Anda harus membayar biaya tambahan yang berkisar Rp. 15.000,- hingga Rp. 25.000,-. Diluar pertunjukkan yang dilakukan untuk upacara tertentum pertunjukkan budaya di Desa Pampang dilaksanakan setiap hari Minggu mulai pukul 13.00 sd 15.00 WITA. Pertunjukkan ini hanya dilaksanakan sekali. Disarankan Anda tidak datang terlambat agar tidak melewatkan pertunjukkan. Setiap kali dilaksanakan upacara adat maupun pertunjukkan regular tiap minggu, tidak hanya para penari yang mengenakan pakaian adat, namun seluruh penduduk Desa Pampang mengenakannya, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

desa pampang 2

Hal ini tentu saja menjadi nilai tersendiri yang menjadikan Desa Pampang sebagai obyek wisata budaya yang menarik untuk dikunjungi, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Setelah menyaksikan pertunjukkan, Anda dapat berkeliling Desa Pampang untuk melihat keseharian masyarakat Dayak secara dekat. Selain menikmati pertunjukkan tari-tarian suku Dayak Kenyah, wisatawa dapat membeli berbagai suvenir khas buatan tangan penduduk Desa Pampang. Harga suvenir tersebut bervariasi tergantung ukuran barang dan tingkat kerumitan proses pembuatannya. Pegelola desa adat ini juga menyewakan baju tradisional Dayak Kenyah kepada wisatawan. Dengan membayar Rp. 15.000,- Anda dapat berfoto mengenakan baju adat tersebut dengan latar belakang rumah panggung atau Lamin yang unik dan penuh dengan ukir-ukiran.

 

Daftar pustaka

https://blog.misteraladin.com/desa-dayak-pampang-samarinda-kearifan-budaya-suku-dayak/

https://id.wikipedia.org/wiki/Desa_Budaya_Pampang

https://jefrihutagalung.wordpress.com/2014/05/31/berkunjung-ke-desa-budaya-dayak-di-pampang-samarinda/

https://www.pedomanwisata.com/wisata-sejarah/desa-tradisional/desa-budaya-pampang–desa-tempat-tinggal-penduduk-asli-dayak-apokayan-dan-kenyah-di-samarinda